Ada rahasia terdalam di hati Ali yang tak dikisahkannya pada siapapun. Fathimah karib kecilnya, puteri tersayang dari Sang Nabi yang adalah sepupunya itu, sungguh membuatnya terpesona. Kesantunannya, ibadahnya, kecekatan kerjanya, juga parasnya.
Lihatlah gadis itu pada suatu hari ketika ayahnya pulang dengan luka memercik darah dan kepala yang dilumuri isi perut unta. Ia bersihkan hati-hati, ia seka dengan penuh cinta. Ia bakar perca, ia tempelkan ke luka untuk menghentikan darah ayahnya. Semuanya dilakukan dengan mata gerimis dan hati menangis. Muhammad bin Abdullah, Sang Terpercaya tak layak diperlakukan demikian oleh kaumnya! Maka gadis cilik itu bangkit. Gagah ia berjalan menuju Ka'bah. Di sana, para pemuka Quraisy yang semula saling tertawa membanggakan tindakannya pada Sang Nabi tiba-tiba dicekam diam. Fathimah menghardik mereka dan seolah waktu berhenti, tak memberi mulut-mulut jalang itu kesempatan untuk menimpali. Mengagumkan...!
Ali tak tahu apakah rasa itu bisa disebut cinta. Tapi, ia memang tersentak ketika suatu hari mendengar kabar yang mengejutkan. Fathimah dilamar seorang lelaki yang paling akrab dan paling dekat kedudukannya dengan Sang Nabi. Lelaki yang membela Islam dengan harta dan jiwa sejak awal-awal risalah. Lelaki yang iman dan akhlaqnya tak diragukan. Abu Bakar Ash Shiddiq Radhiallahu 'Anhu, "ALLAH mengujiku rupanya" begitu kata batin Ali.
Ia merasa diuji karena merasa apalah ia dibanding Abu Bakar. Kedudukannya di sisi Nabi? Abu Bakar lebih utama. Mungkin justru karena ia bukan kerabat dekat Nabi seperti Ali, namun keimanan dan pembelaannya pada ALLAH dan Rasul-Nya tak tertandingi. Lihatlah bagaimana Abu Bakar menjadi kawan perjalanan Nabi dalam hijrah sementara Ali menggantikan beliau untuk menanti maut di ranjangnya.
Lihatlah juga bagaimana Abu Bakar berdakwah. Lihatlah berapa banyak tokoh bangsawan dan saudagar Mekkah yang masuk Islam karena sentuhan Abu Bakar. Utsman, Abdurrahman bin Auf, Thalhah, Zubair, Sa'd bin Abi Waqqash, serta Mush'ab. Ini yang tak mungkin dilakukan kanak-kanak kurang pergaulan seperti Ali.
Lihatlah berapa banyak budak Muslim yang dibebaskan dan para fakir yang dibela Abu Bakar. Seperti Bilal, Khabbab, keluarga Yasir, Abdullah bin Mas'ud, dan siapa budak yang dibebaskan Ali? Dari sisi finansial, Abu Bakar adalah seorang saudagar. Insyaa allah lebih bisa membahagiakan Fathimah. Sedangkan Ali, hanya pemuda miskin dari keluarga miskin.
"Inilah persaudaraan dan cinta" gumam Ali.
"Aku mengutamakan Abu Bakar atas diriku, aku mengutamakan kebahagiaan Fathimah atas cintaku"
Cinta tak pernah meminta untuk menanti. Ia mengambil kesempatan atau mempersilakan. Ia adalah keberanian atau pengorbanan.
Beberapa waktu berlalu, ternyata ALLAH menumbuhkan kembali tunas harap di hatinya yang sempat layu. Lamaran Abu Bakar ditolak dan Ali terus menjaga semangatnya untuk mempersiapkan diri. Ah, ujian itu rupanya belum berakhir. Setelah Abu Bakar mundur, datanglah seorang laki-laki lain melamar Fathimah. Laki-laki yang gagah dan perkasa, seorang lelaki yang sejak masuk Islamnya membuat kaum Muslimin berani tegak mengangkat muka, seorang laki-laki yang membuat syaithan takut dan musuh-musuh ALLAH bertekuk lutut.
Umar bin Al Khattab, Ya Al Faruq, Sang Pemisah kebenaran dan kebathilan itu juga datang melamar Fathimah. Umar memang masuk Islam belakangan, sekitar 3 tahun setelah Ali dan Abu Bakar. Tapi siapa yang menyangsikan ketulusannya? Siapa yang menyangsikan kecerdasannya untuk mengejar pemahaman? Siapa yang menyangsikan semua pembelaan dahsyat yang hanya Umar dan Hamzah yang mampu memberikannya kepada kaum Muslimin? Dan lebih dari itu, Ali mendengar sendiri betapa seringnya Nabi berkata, "Aku datang bersama Abu Bakar dan Umar, Aku keluar bersama Abu Bakar dan Umar, Aku masuk bersama Abu Bakar dan Umar..."
Betapa tinggi kedudukannya di sisi Rasul, di sisi Ayah. Lalu coba bandingkan bagaimana dia berhijrah dan Umar melakukannya. Ali menyusul Sang Nabi dengan sembunyi-sembunyi, dalam kejaran musuh yang frustasi karena tak menemukan Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa sallam. Maka ia hanya berani keluar di kelam malam. Selebihnya, di siang hari dia mencari bayang-bayang gundukan bukit pasir. Menanti dan bersembunyi.
Umar telah berangkat sebelumnya. Ia thawaf tujuh kali, lalu naik ke atas Ka'bah.
"Wahai Quraisy" katanya.
"Hari ini putra Al Khattab akan berhijrah. Barangsiapa yang ingin isterinya menjanda, menjadi anak yatim, atau ibunya berkabung tanpa henti, silahkan hadang Umar dibalik bukit ini!"
Umar adalah lelaki pemberani. Ali sekali lagi sadar, dinilai dari semua segi dalam pandangan orang banyak, dia pemuda yang belum siap menikah. Apalagi menikahi Fathimah binti Rasulullah! Tidak... Umar jauh lebih layak dan Ali ridho.
Maka Ali bingung ketika kabar itu meruyak. Lamaran Umar juga ditolak. Menantu macam apakah kiranya yang dikehendaki Sang Nabi? Yang seperti Utsman Sang miliarderkah yang telah menikahi Ruqayyah binti Rasulullah? Yang seperti Abul Ash ibn Ra'bi kah, saudagar Quraisy yang menjadi suami Zainab binti Rasulullah? Ah, dua menantu Rasulullah itu sungguh membuatnya hilang kepercayaan diri.
Diantara kaum Muhajirin hanya Abdurrahman bin Auf yang setara dengan mereka. Atau justru Nabi ingin mengambil menantu dari kaum Anshar untuk mengeratkan kekerabatan mereka? Sa'd ibn Muadz kah, sang pemimpin Aus yang tampan dan elegan itu? Atau Sa'd bin Ubaidah pemimpin Khazraj yang lincah dan penuh semangat itu?
"Mengapa bukan engkau yang mencoba kawan?" kalimat teman-teman Ansharnya itu membangunkan lamunannya.
"Aku?" tanyanya tak yakin.
"Ya... Engkau wahai saudaraku!"
"Aku hanya pemuda miskin. Apa yang bisa kuandalkan?"
"Kami di belakangmu, kawan! Semoga ALLAH menolongmu."
Ali pun menghadap Sang Nabi. Maka dengan memberanikan diri, disampaikannya keinginannya untuk menikahi Fathimah. Ya, menikahi...! Ia tahu, secara ekonomi tak ada yang menjanjikan pada dirinya. Hanya ada satu set baju besi disana ditambah persediaan tepung kasar untuk makannya. Tapi ia meminta waktu dua atau tiga tahun untuk bersiap-siap? Itu memalukan! Meminta Fathimah di batas waktu hingga ia siap? Itu sangat kekanakan. Usianya telah berkepala dua sekarang.
"Engkau pemuda sejati, wahai Ali!" begitu nuraninya mengingatkan. Pemuda yang siap bertanggungjawab atas cintanya. Pemuda yang siap memikul resiko atas pilihan-pilihannya. Pemuda yang yakin bahwa ALLAH Maha Kaya. Lamarannya berbuah jawaban, "Ahlan wa sahlan!" kata itu meluncur tenang bersama senyum Sang Nabi.
Dan ia pun bingung, apa maksudnya? Ucapan selamat datang itu sulit untuk bisa dikatakan sebagai isyarat penerimaan atau penolakan. Ah, mungkin Nabi pun bingung untuk menjawab. Mungkin tidak sekarang, tapi ia siap bila ditolak. Itu resiko dan kejelasan jauh lebih ringan daripada menanggung beban tanya yang tak kunjung terjawab. Apalagi menyimpannya dalam hati sebagai bahtera tanpa pelabuhan. Ah, itu menyakitkan.
"Bagaimana jawab Nabi, kawan? Bagaimana lamaranmu?"
"Entahlah..."
"Apa maksudmu?"
"Menurut kalian, apakah Ahlan Wa Sahlan adalah sebuah jawaban?"
"Dasar tolol! Tolol...!" kata mereka.
"Eh, maaf kawan! Maksud kami satu saja sudah cukup dan kau mendapatkan dua! Ahlan saja sudah berarti ya, sahlan juga. Dan kau mendapatkan Ahlan wa sahlan, kawan! Dua-duanya berarti ya!"
Dan Ali pun menikahi Fathimah. Dengan menggadaikan baju besinya. Dengan rumah yang semula ingin disumbangkannya ke kawan-kawannya tapi Nabi berkeras agar ia membayar cicilannya, itu hutang. Dengan keberanian mengorbankan cintanya untuk Abu Bakar, Umar, dan Fathimah. Dengan keberanian untuk menikah sekarang, bukan janji-janji dan nanti-nanti.
Ali adalah gentlemen sejati. Tidak heran kalau pemuda Arab memiliki yel, "Laa faatan illa Aliyyan! Tak ada pemuda kecuali Ali!" Inilah jalan cinta para pejuang. Jalan yang mempertemukan cinta dan semua perasaan dengan penuh tanggung jawab. Dan disini, cinta tak pernah meminta untuk menanti. Seperti Ali, ia mempersilakan atau mengambil kesempatan. Yang pertama adalah pengorbanan, yang kedua adalah keberanian.
Dan ternyata tak kurang juga yang dilakukan oleh Putri Sang Nabi, dalam suatu riwayat dikisahkan bahwa suatu hari (setelah mereka menikah) Fathimah berkata ke Ali, "Maafkan aku! Karena sebelum menikah denganmu, aku pernah satu kali jatuh cinta pada seorang pemuda."
Ali terkejut dan berkata, "Kalau begitu, mengapa engkau mau menikah denganku? Dan siapakah pemuda itu?"
Sambil tersenyum Fathimah berkata, "Ya, karena pemuda itu adalah dirimu!"
Ini merupakan sisi ROMANTIS dari hubungan mereka.
Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa sallam bersabda, "Sesungguhnya ALLAH Azza Wa Jalla memerintahkan aku untuk menikahkan Fathimah putri Khadijah dengan Ali bin Abi Thalib, maka saksikanlah sesungguhnya aku telah menikahkannya dengan maskawin empat ratus Fidhdhah (dalam nilai perak) dan Ali ridho (menerima) mahar tersebut."
Kemudian Rasulullah Shallallahu 'Alaihi Wa sallam mendo'akan keduanya, "Semoga ALLAH mengumpulkan kesempurnaan kalian berdua, membahagiakan kesungguhan kalian berdua, memberkahi kalian berdua, dan mengeluarkan dari kalian berdua kebajikan yang banyak." (Kitab Ar-Riyadh An-Nadhrah 2 : 183, bab 4)
Sumber : http://m.eramuslim.com/oase-iman/kisah-cinta-ali-bin-abi-thalib-da-fathimah-az-zahra.htm
SUBHANALLAH..
"Wanita-wanita yang keji adalah untuk laki-laki yang keji dan laki-laki yang keji adalah untuk wanita-wanita yang keji (pula), dan wanita-wanita yang baik adalah untuk laki-laki yang baik dan laki-laki yang baik adalah untuk wanita-wanita yang baik (pula)..." (Q.S An Nur ayat 26)
Sabtu, 23 November 2013
WASIAT HABIB ZEIN HAFIDZAHULLAH
Rutinkan dzikir ini secara konsisten setiap Hari dan jangan tinggalkan sebarkanlah semuga Allah memberkati Anda.
di antara kumpulan Dzikir yang layak bagi orang yang lebih mengutamakan Akhirat, dan orang yang mencintai karena Allah dan rasul nya untuk merutinkan dzikir-dzikir ini sehari-hari, sebab di dalam nya mengandung banyak kebaikan, Rahasia-rahasia, pembuka dan keberkahan.
Ya Fattah ya 'aliim 100 x baca sebelum Fajar dan sesudah Fajar, untuk mendapat Futuh dalam Ilmu.
Ya Fattah Ya Razzaq Ya Kaafi, Ya Mugni 100 x Baca setelah fajar, untuk mendapatkan Rezeki baik rezeki yang bersifat hissi maupun bersifat maknawi.
Rabbisrahli shadri wa yassirli Amri, 100 x di baca di waktu sepertiga akhir malam, atau di baca setelah fajar, untuk melapangkan kesempitan di dada dengan keimanan dan menghilangkan kesedihan .
Wahab li ya Faattah 'ilman wa Hikmatan wa lirrizqi ya Razzaq kun li musahhilun, di baca 100 x di pertengahan malam
Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil 'Adzim Astagfirullah, 100 x setelah melaksanakan shalat sunnah sebelum subuh, dan sebelum shalat subuh .
Membaca shalawat kepada Rasulullah dengan sigat apa saja, yang lebih utama adalah shalawat dengan sigat ibrahimiyah, bacalah semampunya.
sumber : http://www.facebook.com/pages/Al-Habib-Zein-Bin-Sumaith-Versi-Indonesia-/391226104265395
di antara kumpulan Dzikir yang layak bagi orang yang lebih mengutamakan Akhirat, dan orang yang mencintai karena Allah dan rasul nya untuk merutinkan dzikir-dzikir ini sehari-hari, sebab di dalam nya mengandung banyak kebaikan, Rahasia-rahasia, pembuka dan keberkahan.
Ya Fattah ya 'aliim 100 x baca sebelum Fajar dan sesudah Fajar, untuk mendapat Futuh dalam Ilmu.
Ya Fattah Ya Razzaq Ya Kaafi, Ya Mugni 100 x Baca setelah fajar, untuk mendapatkan Rezeki baik rezeki yang bersifat hissi maupun bersifat maknawi.
Rabbisrahli shadri wa yassirli Amri, 100 x di baca di waktu sepertiga akhir malam, atau di baca setelah fajar, untuk melapangkan kesempitan di dada dengan keimanan dan menghilangkan kesedihan .
Wahab li ya Faattah 'ilman wa Hikmatan wa lirrizqi ya Razzaq kun li musahhilun, di baca 100 x di pertengahan malam
Subhanallah wa bihamdihi, subhanallahil 'Adzim Astagfirullah, 100 x setelah melaksanakan shalat sunnah sebelum subuh, dan sebelum shalat subuh .
Membaca shalawat kepada Rasulullah dengan sigat apa saja, yang lebih utama adalah shalawat dengan sigat ibrahimiyah, bacalah semampunya.
sumber : http://www.facebook.com/pages/Al-Habib-Zein-Bin-Sumaith-Versi-Indonesia-/391226104265395
PENTING DI PERHATIKAN
Masalah Pasien yang ada rumah sakit, dalam melaksanakan Shalat dan tidak meninggalkan Shalat.
Berkata Tuanku Guru Mulia Al-habib zein :
sepatutnya Jika kita mengunjungi Orang sakit di rumah sakit untuk menenangkan nya dengan keafiatan serta mendoakan nya, dan memotivasinya untuk melaksanakan shalat dengan cara yang mereka mampu, yang terpenting adalah tidak sampai meninggalkan Shalat selama akal masih berfungsi. kecuali jika si sakit dalam keadaan koma dan dalam keadaan tidak sadar, maka keadaan seperti ini di maafkan. (Di ma'dzur) maka wajib baginya untuk mengqadha' shalat yang mereka tinggalkan pada saat dalam keadaan koma tersebut.
Oleh itu maka shalatlah dengan bersuci dengan Air, Jika tidak bisa, maka bertayammum dengan debu, Jika ini masih tidak memungkinkan maka boleh bertayammum dengan batu menurut pendapat Imam Malik , maka jangan sampai meninggalkan shalat , Jangan sampai meninggalkan shalat hingga ajal datang, jangan sampai ketentuan Allah tiba sementara mereka dalam keadaan meninggalkan shalat, Wal-iyadzu billah.
sebab Shalat adalah perkara yang sangat besar, ia adalah tiang Agama, ia ibaratkan kepala dalam tubuh, oleh karena itu tidak sempurna islam nya Orang yang tidak melaksanakan shalat.
dalam Hadist di sebutkan.
عَن ْرَسُولِ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم ، قَالَ : مَنْ تَرَكَ الصَّلاَةَ مُتَعَمِّدًا فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ الله.
قَالَ مَكْحُولٌ : مَنْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ الله فَقَدْ كَفَرَ.
Dari Rasulullah shlallahu alaihi wa sallam, bersabda " barangsiapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka ia akan terlepas dari tanggungan (jaminan) Allah
Berkata Al-makhul " Barangsiapa yang terlepas tanggungan Allah dari nya maka ia telah Kafir.
Dari sayyidina Ibnu Abbas Rhadiyallahu anhuma
إِنَّهُ بَلَغَنِى أَنَّهُ مَنْ تَرَكَ الصَّلاَةَ وَهُوَ يَسْتَطِيعُ أَنْ يُصَلِّىَ لَقِىَ اللَّهَ تَعَالَى وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ.
sesunggunya, telah sampai kepadaku bahwasanya, Orang yang meninggalkan shalat sementara ia mampu untuk melaksanakan shalat maka ia Akan menjumpai Allah Ta'ala, sedang Allah dalam keadaan Murka kepada nya.
berkata Pengarang Kitab Zubad.
ولا يجوز تركها لمن عقل
Tidak Boleh meninggalkan shalat bagi orang yang masih Punya Akal.
Oleh itu maka Para Ulama telahpun Ijma' atas di haramkan nya meninggalkan Shalat selama Akal manusia masih berfungsi. maka wajib melaksanakan shalat dengan berdiri, bagi orang yang mampu berdiri, kendati harus meringkuk punggung nya jika ia tidak mampu menegakkan tulang punggung nya.
jika tidak mampu shalat berdiri, maka Boleh melaksanakan shalat duduk, maka jadikan ruku' nya dekat dari tempat sujud nya.
jika tidak mampu shalat duduk maka boleh shalat dengan tidur miring, yang lebih utama adalah tidur miring di sisi kanan dengan menghadap ke arah Kiblat.
jika tidak mampu shalat tidur miring, maka Boleh shalat tidur terlentang dan kedua kaki nya di julurkan mengarah ke arah kiblat dengan sedikit meninggikan kepalanya.
jika tidak mampu shalat tidur terlentang maka mengangguk dengan kepalanya dengan niat melaksanakan shalat, maka jadikan anggukan untuk ruku' lebih sedikit daripada anggukan untuk sujud.
Jika tidak mampu shalat dengan anggukan kepala, maka kedipkan dengan mata, sambil menghadirkan perbuatan-perbuatan shalat, Jika hal itu masih tidak mampu, maka lakukan semua gerakan rukun-rukun shalat di dalam hati, dan jangan sampai tinggalkan Shalat, dan tidak wajib mengulangi shalat lagi dalam keadaan dan situasi yang demikian.
semua ini adalah berkenaan dengan shalat-shalat fardhu. adapun dalam shalat sunnah, maka boleh melakukan nya dengan duduk walaupun tanpa ada udzur, tapi ia mendapat separuh pahala dari orang yang melakukan nya dengan berdiri, jika ia tidak mempunyai udzur.
Masalah-masalah ini, harap di ambil perhatian. semuga Allah anugerahi taufiq.
Berkata Tuanku Guru Mulia Al-habib zein :
sepatutnya Jika kita mengunjungi Orang sakit di rumah sakit untuk menenangkan nya dengan keafiatan serta mendoakan nya, dan memotivasinya untuk melaksanakan shalat dengan cara yang mereka mampu, yang terpenting adalah tidak sampai meninggalkan Shalat selama akal masih berfungsi. kecuali jika si sakit dalam keadaan koma dan dalam keadaan tidak sadar, maka keadaan seperti ini di maafkan. (Di ma'dzur) maka wajib baginya untuk mengqadha' shalat yang mereka tinggalkan pada saat dalam keadaan koma tersebut.
Oleh itu maka shalatlah dengan bersuci dengan Air, Jika tidak bisa, maka bertayammum dengan debu, Jika ini masih tidak memungkinkan maka boleh bertayammum dengan batu menurut pendapat Imam Malik , maka jangan sampai meninggalkan shalat , Jangan sampai meninggalkan shalat hingga ajal datang, jangan sampai ketentuan Allah tiba sementara mereka dalam keadaan meninggalkan shalat, Wal-iyadzu billah.
sebab Shalat adalah perkara yang sangat besar, ia adalah tiang Agama, ia ibaratkan kepala dalam tubuh, oleh karena itu tidak sempurna islam nya Orang yang tidak melaksanakan shalat.
dalam Hadist di sebutkan.
عَن ْرَسُولِ الله صَلَّى الله عَلَيه وسَلَّم ، قَالَ : مَنْ تَرَكَ الصَّلاَةَ مُتَعَمِّدًا فَقَدْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ الله.
قَالَ مَكْحُولٌ : مَنْ بَرِئَتْ مِنْهُ ذِمَّةُ الله فَقَدْ كَفَرَ.
Dari Rasulullah shlallahu alaihi wa sallam, bersabda " barangsiapa yang meninggalkan shalat dengan sengaja maka ia akan terlepas dari tanggungan (jaminan) Allah
Berkata Al-makhul " Barangsiapa yang terlepas tanggungan Allah dari nya maka ia telah Kafir.
Dari sayyidina Ibnu Abbas Rhadiyallahu anhuma
إِنَّهُ بَلَغَنِى أَنَّهُ مَنْ تَرَكَ الصَّلاَةَ وَهُوَ يَسْتَطِيعُ أَنْ يُصَلِّىَ لَقِىَ اللَّهَ تَعَالَى وَهُوَ عَلَيْهِ غَضْبَانُ.
sesunggunya, telah sampai kepadaku bahwasanya, Orang yang meninggalkan shalat sementara ia mampu untuk melaksanakan shalat maka ia Akan menjumpai Allah Ta'ala, sedang Allah dalam keadaan Murka kepada nya.
berkata Pengarang Kitab Zubad.
ولا يجوز تركها لمن عقل
Tidak Boleh meninggalkan shalat bagi orang yang masih Punya Akal.
Oleh itu maka Para Ulama telahpun Ijma' atas di haramkan nya meninggalkan Shalat selama Akal manusia masih berfungsi. maka wajib melaksanakan shalat dengan berdiri, bagi orang yang mampu berdiri, kendati harus meringkuk punggung nya jika ia tidak mampu menegakkan tulang punggung nya.
jika tidak mampu shalat berdiri, maka Boleh melaksanakan shalat duduk, maka jadikan ruku' nya dekat dari tempat sujud nya.
jika tidak mampu shalat duduk maka boleh shalat dengan tidur miring, yang lebih utama adalah tidur miring di sisi kanan dengan menghadap ke arah Kiblat.
jika tidak mampu shalat tidur miring, maka Boleh shalat tidur terlentang dan kedua kaki nya di julurkan mengarah ke arah kiblat dengan sedikit meninggikan kepalanya.
jika tidak mampu shalat tidur terlentang maka mengangguk dengan kepalanya dengan niat melaksanakan shalat, maka jadikan anggukan untuk ruku' lebih sedikit daripada anggukan untuk sujud.
Jika tidak mampu shalat dengan anggukan kepala, maka kedipkan dengan mata, sambil menghadirkan perbuatan-perbuatan shalat, Jika hal itu masih tidak mampu, maka lakukan semua gerakan rukun-rukun shalat di dalam hati, dan jangan sampai tinggalkan Shalat, dan tidak wajib mengulangi shalat lagi dalam keadaan dan situasi yang demikian.
semua ini adalah berkenaan dengan shalat-shalat fardhu. adapun dalam shalat sunnah, maka boleh melakukan nya dengan duduk walaupun tanpa ada udzur, tapi ia mendapat separuh pahala dari orang yang melakukan nya dengan berdiri, jika ia tidak mempunyai udzur.
Masalah-masalah ini, harap di ambil perhatian. semuga Allah anugerahi taufiq.
Rahasia Dibalik Surah Al Kautsar
Surah ini adalah surah yang paling pendek
dalam Al Qur'an, hanya
mengandungi 3 ayat dan diturunkan di
Makkah dan berasal
dari sungai di Syurga. Kolam sungai ini
diperbuat dari pada batu permata yang indah dan cantik.
Rasanya lebih manis dari pada madu,
warnanya pula lebih putih
dari pada susu dan lebih wangi dari pada
kasturi.
Surah ini disifatkan sebagai surah penghibur
hati Nabi Muhammad
SAW, karena diturunkan ketika baginda
bersedih atas kematian 2
orang yang dikasihinya, yaitu anak lelakinya
Ibrahim dan bapak saudaranya Abu Thalib. Berbagai khasiat terkandung di dalam surah
ini dan boleh kita
amalkan, diantaranya ialah :
1. Ketika hujan, bacalah surah ini dan berdo'a.
Insya Allah, do'a kita dikabulkan oleh Allah
SWT
2. Ketika kita kehausan dan tiada air, bacalah
surah ini dan gosok
di leher. Insya Allah hilangkan rasa dahaga.
3. Ketika kita sering sakit mata, seperti berair,
gatal, bengkak.
Sapukan air tawar yang sudah dibacakan
surah ini sebanyak 10x
pada mata.
4. Ketika rumah dipercayai terkena sihir,
bacalah surah ini
10x. Insya Allah, Allah SWT memberi ilham
kepada kita dimana letaknya sihir itu.
5. Jika kita membaca surah ini 1.000x.
Insya Allah rezeki kita akan bertambah.
6. Jika kita rajin membaca surah ini. Insya
Allah hati kita akan menjadi lembut dan
khusyuk ketika menunaikan shalat.
7. Jika ada orang teraniaya dan terpenjara,
bacalah surah ini
sebanyak 71x. Insya Allah,
Allah SWT akan
memberikan bantuan kepadanya karena dia
tidak bersalah tetapi dizhalimi.
Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang
mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada
(meninggal dunia), dia
akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al- Bukhari) Subhanallah
dalam Al Qur'an, hanya
mengandungi 3 ayat dan diturunkan di
Makkah dan berasal
dari sungai di Syurga. Kolam sungai ini
diperbuat dari pada batu permata yang indah dan cantik.
Rasanya lebih manis dari pada madu,
warnanya pula lebih putih
dari pada susu dan lebih wangi dari pada
kasturi.
Surah ini disifatkan sebagai surah penghibur
hati Nabi Muhammad
SAW, karena diturunkan ketika baginda
bersedih atas kematian 2
orang yang dikasihinya, yaitu anak lelakinya
Ibrahim dan bapak saudaranya Abu Thalib. Berbagai khasiat terkandung di dalam surah
ini dan boleh kita
amalkan, diantaranya ialah :
1. Ketika hujan, bacalah surah ini dan berdo'a.
Insya Allah, do'a kita dikabulkan oleh Allah
SWT
2. Ketika kita kehausan dan tiada air, bacalah
surah ini dan gosok
di leher. Insya Allah hilangkan rasa dahaga.
3. Ketika kita sering sakit mata, seperti berair,
gatal, bengkak.
Sapukan air tawar yang sudah dibacakan
surah ini sebanyak 10x
pada mata.
4. Ketika rumah dipercayai terkena sihir,
bacalah surah ini
10x. Insya Allah, Allah SWT memberi ilham
kepada kita dimana letaknya sihir itu.
5. Jika kita membaca surah ini 1.000x.
Insya Allah rezeki kita akan bertambah.
6. Jika kita rajin membaca surah ini. Insya
Allah hati kita akan menjadi lembut dan
khusyuk ketika menunaikan shalat.
7. Jika ada orang teraniaya dan terpenjara,
bacalah surah ini
sebanyak 71x. Insya Allah,
Allah SWT akan
memberikan bantuan kepadanya karena dia
tidak bersalah tetapi dizhalimi.
Rasulallah SAW bersabda :"Barang siapa yang menyampaikan 1
(satu) ilmu saja dan ada orang yang
mengamalkannya,maka
walaupun yang menyampaikan sudah tiada
(meninggal dunia), dia
akan tetap memperoleh pahala." (HR. Al- Bukhari) Subhanallah
" MENGAPA RIDHO SUAMI ITU SYURGA BAGI PARA ISTRI..?? "
1. Suami dibesarkan oleh ibu yang mencintainya seumur hidup. Namun ketika dia dewasa, dia memilih mencintaimu yang bahkan belum tentu mencintainya seumur hidupmu, bahkan sering kala rasa cintanya padamu lebih besar daripada cintanya kepada ibunya sendiri.
2. Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa.Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu,
perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.
3. Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu.Padahal dia tahu, di sisi ALLAH, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya.Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi ALLAH.
4. Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri.Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi.padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar.namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.
5. Suami berusaha memahami bahasa diammu,bahasa tangisanmu sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja.Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.
6. Bila engkau melakukan maksiat,maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri.
NASIHAT RASULULLAH SAW KEPADA KAUM WANITA .
Kumpulan Hadsit-Hadist
1) Dunia ini ialah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah. (Riwayat Muslim).
2) Mana-mana perempuan yang memakai bau-bauan ( wewangian ),kemudian ia keluar melintasi kaum lelaki ajnabi, agar mereka mencium bau harumnya maka ia adalah perempuan zina,dan tiap-tiap mata yang memandang itu adalah zina. (Riwayat Ahmad, Thabarani dan Hakim)
3) Dikawini wanita itu kerana empat perkara: kerana hartanya, kerana keturunannya, kerana kecantikannya dan kerana agamanya, maka carilah yang kuat beragama niscaya kamu beruntung.
4) Wanita apabila ia sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadhan, memelihara kehormatan serta taat pada suami, maka masuklah mana-mana pintu syurga yang ia kehendaki.
(Riwayat dari Ahmad Ibnu Hibban, Thabarani, Anas bin Malik).
5) Perempuan yang melabuhkan pakaian dalam keadaaan berhias bukan untuk suami nya dan muhrimnya adalah seumpama gelap gelita di hari kiamat, tiada nur baginya. (Riwayat Tarmizi)
6) Apabila lari seorang wanita dari rumah suaminya, tidak diterima sembahyangnya, sehingga ia kembali dan menghulurkan tangan kepada suaminya (meminta maaf). (Riwayat dari Hassan).
7) Wanita yang taat pada suami, semua burung-burung di udara, ikan diair, malaikat di langit, matahari dan bulan semuanya beristigfar baginya selama ia masih taat pada suaminya dan diridhoinya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).
Dari Muaz bin Jabal bersabda Rasululllah SAW: Mana-mana wanita yang berdiri di atas kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api, maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka.
9) Tiap-tiap wanita yang menolong suaminya di dalam urusan agama, maka Allah memasukkanya dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (sepuluh ribu tahun) kerana dia memuliakan suaminya di dunia maka mendapat pakaian dan bau-bauan syurga untuk turun ke mahligai suaminya dan mengadapnya.
10) Ya Fatimah, jika seorang wanita meminyakkan rambut suaminya dan janggutnya dan memotong kumisnya dan mengerat kukunya, diberi minum Allah akan dia sungai syurga, diiringi Allah baginya sakaratul maut dan akan didapati kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga serta dicatatkan Allah baginya kelepasan dari neraka dan selamatlah ia melintasi titian Siratul-mustaqim.
11) Mana-mana wanita yang berkata kepada suaminya “tidak pernah aku dapat dari engkau satu kebajikan pun”. Maka Allah akan hapuskan amalannya selama 70 tahun, walaupun ia berpuasa siang hari dan beribadah pada malamnya.
12) Apabila wanita mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya, Allah mencatatkan baginya setiap hari seribu kebajikan dan menghapus baginya seribu kejahatan.
13) Apabila wanita mulai sakit untuk bersalin, Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah (perang sabil).
14) Apabila wanita melahirkan anak keluarlah dosa-dosa darinya seperti keadaan ibunya melahirkannya.
Hayatilah wahai muslimah…semoga kita dapat memelihara diri kita dari godaan duniawi,,,dan hiasi diri dengan iman dan taqwa serta akhlak islam yg telah memartabatkan wanita setelah kedatangan Rasulullah SAW…
Semoga Kaum Wanita yg membaca tulisan ini mendapatkan jodoh yg sholeh dan lelaki pula mendapatkan jodoh yg sholehah pula yg di Ridhoi ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala..
Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..
2. Suami dibesarkan sebagai lelaki yang ditanggung nafkahnya oleh ayah ibunya hingga dia beranjak dewasa.Namun sebelum dia mampu membalasnya, dia telah bertekad menanggung nafkahmu,
perempuan asing yang baru saja dikenalnya dan hanya terikat dengan akad nikah tanpa ikatan rahim seperti ayah dan ibunya.
3. Suami ridha menghabiskan waktunya untuk mencukupi kebutuhan anak-anakmu serta dirimu.Padahal dia tahu, di sisi ALLAH, engkau lebih harus di hormati tiga kali lebih besar oleh anak-anakmu dibandingkan dirinya.Namun tidak pernah sekalipun dia merasa iri, disebabkan dia mencintaimu dan berharap engkau memang mendapatkan yang lebih baik daripadanya di sisi ALLAH.
4. Suami berusaha menutupi masalahnya dihadapanmu dan berusaha menyelesaikannya sendiri.Sedangkan engkau terbiasa mengadukan masalahmu pada dia dengan harapan dia mampu memberi solusi.padahal bisa saja disaat engkau mengadu itu, dia sedang memiliki masalah yang lebih besar.namun tetap saja masalahmu di utamakan dibandingkan masalah yang dihadapi sendiri.
5. Suami berusaha memahami bahasa diammu,bahasa tangisanmu sedangkan engkau kadang hanya mampu memahami bahasa verbalnya saja.Itupun bila dia telah mengulanginya berkali-kali.
6. Bila engkau melakukan maksiat,maka dia akan ikut terseret ke neraka karena dia ikut bertanggung jawab akan maksiatmu. Namun bila dia bermaksiat, kamu tidak akan pernah di tuntut ke neraka karena apa yang dilakukan olehnya adalah hal-hal yang harus dipertanggung jawabkannya sendiri.
NASIHAT RASULULLAH SAW KEPADA KAUM WANITA .
Kumpulan Hadsit-Hadist
1) Dunia ini ialah perhiasan dan sebaik-baik perhiasan ialah wanita (isteri) yang solehah. (Riwayat Muslim).
2) Mana-mana perempuan yang memakai bau-bauan ( wewangian ),kemudian ia keluar melintasi kaum lelaki ajnabi, agar mereka mencium bau harumnya maka ia adalah perempuan zina,dan tiap-tiap mata yang memandang itu adalah zina. (Riwayat Ahmad, Thabarani dan Hakim)
3) Dikawini wanita itu kerana empat perkara: kerana hartanya, kerana keturunannya, kerana kecantikannya dan kerana agamanya, maka carilah yang kuat beragama niscaya kamu beruntung.
4) Wanita apabila ia sembahyang lima waktu, puasa sebulan Ramadhan, memelihara kehormatan serta taat pada suami, maka masuklah mana-mana pintu syurga yang ia kehendaki.
(Riwayat dari Ahmad Ibnu Hibban, Thabarani, Anas bin Malik).
5) Perempuan yang melabuhkan pakaian dalam keadaaan berhias bukan untuk suami nya dan muhrimnya adalah seumpama gelap gelita di hari kiamat, tiada nur baginya. (Riwayat Tarmizi)
6) Apabila lari seorang wanita dari rumah suaminya, tidak diterima sembahyangnya, sehingga ia kembali dan menghulurkan tangan kepada suaminya (meminta maaf). (Riwayat dari Hassan).
7) Wanita yang taat pada suami, semua burung-burung di udara, ikan diair, malaikat di langit, matahari dan bulan semuanya beristigfar baginya selama ia masih taat pada suaminya dan diridhoinya (serta menjaga sembahyang dan puasanya).
Dari Muaz bin Jabal bersabda Rasululllah SAW: Mana-mana wanita yang berdiri di atas kakinya membakar roti untuk suaminya hingga muka dan tangannya kepanasan oleh api, maka diharamkan muka dan tangannya dari bakaran api neraka.
9) Tiap-tiap wanita yang menolong suaminya di dalam urusan agama, maka Allah memasukkanya dalam syurga lebih dahulu dari suaminya (sepuluh ribu tahun) kerana dia memuliakan suaminya di dunia maka mendapat pakaian dan bau-bauan syurga untuk turun ke mahligai suaminya dan mengadapnya.
10) Ya Fatimah, jika seorang wanita meminyakkan rambut suaminya dan janggutnya dan memotong kumisnya dan mengerat kukunya, diberi minum Allah akan dia sungai syurga, diiringi Allah baginya sakaratul maut dan akan didapati kuburnya menjadi sebuah taman dari taman-taman syurga serta dicatatkan Allah baginya kelepasan dari neraka dan selamatlah ia melintasi titian Siratul-mustaqim.
11) Mana-mana wanita yang berkata kepada suaminya “tidak pernah aku dapat dari engkau satu kebajikan pun”. Maka Allah akan hapuskan amalannya selama 70 tahun, walaupun ia berpuasa siang hari dan beribadah pada malamnya.
12) Apabila wanita mengandung janin dalam rahimnya, maka beristighfarlah para malaikat untuknya, Allah mencatatkan baginya setiap hari seribu kebajikan dan menghapus baginya seribu kejahatan.
13) Apabila wanita mulai sakit untuk bersalin, Allah mencatatkan baginya pahala orang yang berjihad pada jalan Allah (perang sabil).
14) Apabila wanita melahirkan anak keluarlah dosa-dosa darinya seperti keadaan ibunya melahirkannya.
Hayatilah wahai muslimah…semoga kita dapat memelihara diri kita dari godaan duniawi,,,dan hiasi diri dengan iman dan taqwa serta akhlak islam yg telah memartabatkan wanita setelah kedatangan Rasulullah SAW…
Semoga Kaum Wanita yg membaca tulisan ini mendapatkan jodoh yg sholeh dan lelaki pula mendapatkan jodoh yg sholehah pula yg di Ridhoi ALLAH Subhanahu Wa Ta'ala..
Aamiin Yaa Rabbal'aalamiin..
[RINGKASAN FULL BAHASA ARAB]
Materi I
[Ahad, 4 September 2011]
1. Kata-kata yang sering dipakai:
Mar-haba = Halo
Ahlan-Wa-Sahlan = Selamat datang
Syukron = Terimakasih
Aasif = Maaf (Lafadz "Aa" artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Afwan = Permisi
Kam = Berapa?
Man = Siapa?
Min = Dari ?
ila = ke, sampai
Tafadhol = silahkan -- >> "Dho" ض sebelum "tho" (dari Aan-nash W R Qurtubhy)
Aydhon =
Na'am = Ya
Ahsan = benar
La = Tidak
Mabruuk = Selamat (Lafadz "uu" artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Afwan = Permisi
Yamiin = Kanan (arah) (Lafadz "ii" artinya dibaca sepanjang 2 harokat)
Yasar = Kiri
Ana = Saya
Anta (p) / anti (w) = Anda (Antum (p/w jamak) artinya Kalian / Anda
mafi = tidak ada ==================
limadza = kenapa ? dari Ukhti Mar'atun Sholeha
limadza la = kenapa tidak, why not ==================
lianna = karena
waiyyakum / 'afwan = sama-sama, You're welcome
kul = makan
qul = katakan
kum = bangun
khalas = sudah
lamma = belum
2. Kalimat yang sering digunakan
As-salaamu-alaikum = Assalamu'alaikum (keselamatan atasmu (salam dalam Islam)
Kaifa-haluk? = Bagaimana kabarmu?
Kam-is-sa'ah? = Jam berapa sekarang?
Al-hamdu- lillah = Alhamdulillah (sering digunakan sebagai jawaban untuk "bagaimana kabarmu?")
Ma'as-salamah = Selamat tinggal / Selamat Jalan
3. Ucapan Selamat
Mengucapkan selamat biasanya disebut denganالتحيات (penghormatan),
berikut ini beberapa contoh ucapan selamat.
صباح الخير
shobaakhul khoir
(boleh juga: Shobaakhannur)
Selamat Pagi
طاب نهارك
thooba nahaaruk
Selamat Siang
طاب يومك
thooba yaumuk
Selamat Sore
مساء الخير
masaa.ul khoir
Selamat Malam
أهلا وسهلا
ahlan wa sahlan
Selamat Datang
إلى اللقاء
ilal liqoo.
Sampai Jumpa Lagi / Sampai bertemu kembali
هنيئا مريئا
hanii.an marii.an
Selamat Makan
تصبح على الخير
tashbakhu 'alal khoir
Selamat Tidur
كل عام وأنتم بخير
kullu 'aam, wa antum bi khoir
Selamat Tahun Baru
عيد مبارك
'iidun mubaarok
Selamat Hari Raya
مع السلامة
ma'as salaamah
Selamat Jalan/Selamat Tinggal
+++++++++++++++++++++++++
Pembahasan Tambahan dari Forum
+++++++++++++++++++++++++
Percakapan :
A : Assalamu'alaikum Warohmatullohi Wabarokatuh. Kaifa khaluk?
B : Wa'alaikumussalam Warohmatullohi Wabarokatuh. Bi Khoir Walhamdulillah. Wa Kaifa Antum? --> anti (pr), anta(lk)
A : Bi Khoir Walhamdulillah atau Alhamdulillah bi khoir.
------- > NB : (huruf "ha" dalam Alhamdu adalah huruf ha setelah jim. By Akhi Zuhair Saailul Khair )
A : Barokallohufiik. = Semoga kamu diberkahi Alloh
B : wa fika barokalloh = Dan kamu juga
Al- Mufrodat (KOSAKATA) :
اَلنَّبَأُ (Berita)
قَلْبٌ (Hati)
يُسْرٌ (Kemudahan)
سَهْلٌ (Kemudahan)
اِمْتِحَانٌ (Ujian)
اَلْفَرَجُ (Jalan keluar)
اَلْكَرْبُ (Kesulitan)
حَقٌّ (Kebenaran)
اَلأَرْضُ (Bumi)
اَلسَّمَاءُ (Langit)
اَلْجَنَّةُ (Surga)
اَلنَّارُ (Neraka)
شَيْءٌ (Sesuatu)
شَهْرٌ (Bulan)
اَلْعِلْمُ (Ilmu)
حَكِيْمٌ (Bijaksana)
مُفِيْدٌ (Bermanfaat)
جَائِزَةٌ (Hadiah)
اَلْيَوْمُ (Hari)
قَوْلٌ (Perkataan)
حَسَنٌ (Baik)
رَجُلٌ (Pria)
كِتَابٌ (Kitab)
جَدِيْدٌ (Baru)
اَلرِّسَالَةُ (Surat)
اَلطَّالِبُ (Pelajar)
اَلدَّرْسُ (Pelajaran)
اَلْقَلَمُ (Pena)
اَلْمَكْتَبُ (Meja)
اَلأُسْتَاذُ (Guru)
اَلْفَصْلُ (Kelas)
اَلْبَيْتُ (Rumah)
اَلْبَابُ (Pintu)
كَبِيْرٌ (Besar)
اَلْمَرْأَةُ (Perempuan)
اَلْغُرْفَةُ (Kamar)
نَشِيْطٌ (Orang yang rajin)
قَائِمٌ (Berdiri)
اَلرَّأْسُ (Kepala)
اَلطَّعَامُ (Makanan)
اَلإِنْسَانُ (Manusia)
اَلْفَقِيْرُ (Fakir)
عِلَّةٌ (Sebab)
نَفْسٌ (Jiwa)
اَلْمَاءُ (Air)
حَارٌّ (Panas)
ضَعِيْفٌ (Lemah)
قَلِيْلٌ (Sedikit)
اَلصَّافِي (Jernih)
قَاعِدٌ (Duduk)
مَرِيْضٌ (Sakit)
اَلْمُجَاهِدُ (Pejuang)
كُلٌّ (Semua)
خُبْزٌ (Roti)
اَلذُّنُوْبُ (Dosa – dosa)
شَرٌّ (Kejelekan)
مَذْمُوْمٌ (Tercela)
قَيِّمٌ (Lurus)
اَلْجِبَالُ (Gunung)
اَلْقَاضِي (Hakim)
اَلصِّرَاطُ (Jalan)
نَاصِرٌ (Penolong)
اَلأَسَدُ (Singa)
اَللَّيْلُ (Malam)
اَلنَّهَارُ (Siang)
صَبَاحٌ (Subuh)
مَسَاءٌ (Sore)
سَنَةٌ (Tahun)
أُسْبُوْعٌ (Minggu)
اَلدِّيْنُ (Agama)
سَاعَةٌ (Jam)
أَمَامَ (Di depan)
وَرَاءَ (Di belakang)
فَوْقَ (Di atas)
تَحْتَ (Di bawah)
خَلْفَ (Di belakang)
يَمِيْنٌ (Kanan)
شِمَالٌ (Kiri)
جِهَةٌ (Arah)
اَلْوَاقِعُ (Terletak)
وَلَدٌ (Anak)
اِبْتِغَاءٌ (Mengharap)
Sabtu, 02 November 2013
Keutamaan Sholat Fardhu
Ingat Ada 5 Nasehat & Keutamaan Sholat Fardhu;
1. Ingat Bila Subuh Utuh ..
Pagi tumbuh, hati teduh ..
Pribadi tidak angkuh ..
Keluarga tidak keruh ..
maka damai akan berlabuh ...
2. Ingat Bila Dzuhur teratur ..
Diri pribadi jujur ..
Hati tidak kufur ..
Rasa selalu bersyukur ..
Amal tidak udzur ..
Keluarga selalu akur ..
Maka pribadipun menjadi makmur ...
3. Ingat Bila Ashar kelar ..
Jiwa jadi sabar ..
Raga jadi tegar ..
Senyum menyebar ..
dan rizki-pun lancar ...
4. Ingat Bila Maghrib tertib ..
Ngaji jadi wajib ..
Wirid jadi karib ..
Jauh dari aib ..
Insya Allah syafaat tidak raib ...
5. Ingat Bila Isya' terjaga ..
Malam bercahaya ..
Rumah bagai istana ..
Hidup terasa di Surga ..
Bahagia dan Sejahtera ...
☞Nesehat Pimpinan Majelis Ilmu Do'a & Dzikir 'Shiraathal-Mustaqiim'.
source : http://www.facebook.com/alhabib.hamidma.7
1. Ingat Bila Subuh Utuh ..
Pagi tumbuh, hati teduh ..
Pribadi tidak angkuh ..
Keluarga tidak keruh ..
maka damai akan berlabuh ...
2. Ingat Bila Dzuhur teratur ..
Diri pribadi jujur ..
Hati tidak kufur ..
Rasa selalu bersyukur ..
Amal tidak udzur ..
Keluarga selalu akur ..
Maka pribadipun menjadi makmur ...
3. Ingat Bila Ashar kelar ..
Jiwa jadi sabar ..
Raga jadi tegar ..
Senyum menyebar ..
dan rizki-pun lancar ...
4. Ingat Bila Maghrib tertib ..
Ngaji jadi wajib ..
Wirid jadi karib ..
Jauh dari aib ..
Insya Allah syafaat tidak raib ...
5. Ingat Bila Isya' terjaga ..
Malam bercahaya ..
Rumah bagai istana ..
Hidup terasa di Surga ..
Bahagia dan Sejahtera ...
☞Nesehat Pimpinan Majelis Ilmu Do'a & Dzikir 'Shiraathal-Mustaqiim'.
source : http://www.facebook.com/alhabib.hamidma.7
Langganan:
Postingan (Atom)
